Sangat Prospektif! 7 Keuntungan Berlipat Bisnis Telur Bebek

Keuntungan Bisnis Telur Bebek – Salah satu bisnis yang dapat memberikan keuntungan dalam waktu yang cukup singkat adalah di bidang ternak hewan. Bisnis ternak hewan juga sudah umum dijumpai baik di kawasan pedesaan maupun perkotaan. Hewan seperti ayam, bebek, sapi, domba, kambing, ikan, burung, dll adalah contoh hewan yang umum diternakan.

Namun umumnya dalam skala yang cukup besar lebih banyak ditemui di kawasan pedesaan. Meskipun tidak jarang pula ditemukan di kawasan perkotaan yang memanfaatkan lahan sempit sekalipun. Budidaya ternak bebek petelur juga merupakan salah satu bisnis ternak hewan yang cukup menjanjikan.

Rincian Biaya Modal Usaha

Bila Anda tertarik dengan bisnis ternak hewan bebek petelur dan pedaging tentu pertanyaan pertama adalah berapa modal yang dibutuhkan. Sebenarnya sama halnya dengan bisnis lainnya, bisnis ternak bebek juga dapat dimulai dengan modal yang kecil. Sebagai contoh kita akan memulainya dengan bebek sekitar 100 ekor. Untuk lebih detailnya berikut rincian modal awal bisnis ternak bebek petelur dan pedaging :

Biaya Investasi :

1. Pembuatan kandang ternak bebek

Agar bisnis ternak lebih nyaman sebaiknya kandang bebek di buat di atas lahan yang memang milik pribadi. Pastikan kandang cukup luas untuk menampung semua bebek, jangan terlalu sempit karena dapat membuat bebek stress.

Untuk menjaga suhu kandang tetap hangat, berilah sekam pada alas kandang bebek, hal ini juga berguna untuk menjaga agar telur tidak mudah pecah. Umumnya bebek akan bertelur di waktu pagi hari. Pembuatan kandang bebek ini umumnya memakan biaya sekitar Rp 5 juta, tidak terlalu besar bukan.

2. Pembelian peralatan dan perlengkapan usaha

Dalam ternak bebek petelur maupun pedaging, peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan adalah seperti vitamin, tempat makan dan minum bebek, lampu, dll. Pembelian peralatan dan perlengkapan ini anggaplah memakan biaya sekitar Rp 2 juta. Maka modal keseluruhan yang kita butuhkan dalam bisnis adalah sekitar Rp 7 juta.

Biaya Operasional :

1. Biaya pembelian bibit

Bibit bebek dapat dibeli di sentra-sentra peternakan bebek yang ada di daerah Anda maupun sekitarnya. Umumnya harga bibit bebek petelur dengan kualitas baik serta telah berumur minimal 5 bulan adalah Rp 60 ribu. Apabila kita berencana memulainya dengan 100 ekor bebek maka modal awal untuk membeli bibit adalah sekitar Rp 6 juta. Bila ingin lebih murah, Anda dapat membeli bibit bebek petelur afkir dengan harga sekitar Rp 50 ribu tiap ekornya.

2. Belanja pakan

Belanja kebutuhan pakan bebek merupakan biaya operasional harian dalam beternak bebek petelur maupun pedaging. Pakan juga akan sangat menunjang dalam kesuksesan bidaya peternakan bebek. Apabila pakan semakin baik kualitasnya, maka produktivitas bebek juga akan semakin baik dalam menghasilkan telur.

Untuk pembelian pakan bebek baik petelur maupun pedaging bisa Anda beli di toko pakan terdekat. Selain itu Anda juga dapat membuatnya sendiri menggunakan campuran dedak dan nasi aking atau sisa. Pembelian pakan ini umumnya memakan biaya sekitar Rp 1 juta untuk setiap bulannya.

3. Upah pegawai

Apabila Anda ingin menggunakan pegawai maka untuk 100 ekor cukup membutuhkan 1 orang saja. Umumnya untuk membayar 1 orang adalah sekitar Rp 1 juta tiap bulannya.

4. Biaya air PAM dan listrik sekitar Rp 300 ribu setiap bulannya.

5. Pemberian obat dan vitamin Rp 200 ribu setiap bulannya, namun untuk obat dapat situasional saja.

Jadi untuk biaya operasional dalam bisnis ternak bebek setiap bulannya adalah sekitar Rp 2,5 juta untuk 100 ekor bebek.

Omset Usaha Ternak Bebek Petelur dan Pedaging

Umumnya harga telur bebek juga lebih tinggi dibandingkan telur ayam boiler yaitu sekitar Rp 1.600 tiap butirnya. Apabila satu ekor bebek petelur mampu bertelur sebanyak 1 butir dalam seharinya maka tiap harinya akan ada 100 butir telur. Sehingga bila harga pasaran tetap stabil maka omset harian bisnis telur bebek adalah sekitar Rp 160.000. Sedangkan setiap bulannya jika tidak ada kendala atau permasalahan, omset bulannya sekitar 4,8 juta. Keuntungan juga bisa didapatkan dari penjualan bebek petelur afkir yang dijual sebagai bebek pedaging karena sudah tidak produktif.

Keuntungan Berlipat Bisnis Telur Bebek

Usaha ternak bebek petelur maupun pedaging ini dapat dijadikan sebagai bisnis sampingan bahkan utama. Tentu hal ini dapat menjadi income yang cukup menjanjikan bagi pelakunya. Beternak hewan seperti bebek petelur maupun pedaging sendiri mempunyai beberapa keuntungan. Berikut beberapa keuntungan berlipat bisnis bebek petelur dan pedaging :

1. Bebek menghasilkan telur terus menerus

Bebek petelur mempunyai keunggulan akan menghasilkan telur secara terus menerus untuk jangka waktu yang cukup lama. Saat bebek petelur mencapai umur 1,5-2 tahun barulah ia mulai berhenti bertelur dan menjadi bebek petelur afkir. Untuk kebutuhan telur bebek sendiri di Indonesia tidak pernah sepi peminat, bahkan cenderung meningkat tiap tahunnya. Hal ini seiring dengan pertambahan jumlah penduduk kita, tentu ini menjadi prospek cerah bisnis telur bebek.

2. Harga telur yang stabil

Dibandingkan dengan harga telur ayam, telur bebek mempunyai harga yang cukup stabil di pasaran. Karenanya keuntungan dari bisnis telur bebek lebih bisa diperkirakan dan dihitung dibandingkan telur ayam.

3. Kulit telor bebek yang tebal

Dibandingkan dengan telur ayam, kulit telur bebek lebih tebal sehingga tidak mudah retak, pecah maupun rusak. Selain itu, telur bebek juga banyak dibuat menjadi telur asin yang menjadi salah satu lauk pendamping nasi yang diminati banyak orang.

4. Mudah dalam perawatan

Bisnis ternak bebek baik petelur maupun pedaging juga relatif lebih mudah dijalankan dibandingkan ternak hewan lainnya. Pada bisnis ternak bebek juga mengenal sistem umbaran dalam prosesnya. Teknik ini yaitu membiarkan bebek mencari makan sendiri di lahan persawahan bekas panen. Disini bebek akan bergerombol mencari makanannya sendiri sehingga dapat menghemat biaya pakan. Selain itu dapat juga menggunakan sistem kandang modern yang intensif.

5. Minim resiko kerugian

Dibandingkan dengan ternak ayam, bebek mempunyai daya tahan yang lebih baik sehingga resiko kematiannya lebih kecil. Karenanya ternak bebek cenderung minim resiko. Dengan daya tahan yang lebih baik, bebek lebih tahan terhadap serangan berbagai macam penyakit. Terlebih lagi bebek merupakan hewan yang cukup teratur dan tidak suka berkelahi.

6. Tidak ribet

Beternak bebek juga tidaklah terlalu ribet, bahkan cukup mudah dalam perawatan. Bebek akan mulai bertelur pada dini maupun pagi hari, karenanya Anda akan cukup sibuk pada pagi harinya saja. Sehingga Anda bisa melakukan pekerjaan lain pada siang harinya, selain itu bebek juga cukup mudah dalam pemberian pakan.

7. Semua bagian tubuh bebek dapat dimanfaatkan

Bahkan sisa kotoran bebek dapat kita manfaatkan kembali menjadi pupuk kandang. Sedangkan bulu bebek bisa digunakan sebagai pembersih debu atau kemoceng.

Membudidayakan bebek petelur memiliki kualitas bagus telurnya, tentu saja tidak sembarangan. Ada hal tertentu untuk menunjang kualitas bebek petelur menghasilkan telur berkualitas, pastikan anda mengikuti panduan budidaya bebek petelur yang sesuai dan menghasilkan panen yang berkualitas.