Yukusaha.id: Daftar Tanaman Hidroponik Yang Wajib Anda Coba

Jika Anda saat ini sedang menekuni hobi menanam tanaman, Anda pasti juga ikut mencari tahu daftar tanaman hidroponik yang bisa Anda coba. Hidroponik sendiri memang sangat unik, mengingat tanah tidak perlu digunakan dalam proses penanamannya. Selain itu, cara membudidayakan tanaman hidroponik juga berbeda dengan tanaman dengan media tanah. Lewat air dan udara, tanaman hidroponik dapat berkembang dengan baik.

Untuk memahami jenis-jenis tanaman hidroponik yang ada dan mungkin dapat menjadi ide menanam untuk Anda, berikut daftar tanaman hidroponik yang dapat Anda coba budidayakan.

Mengenal Tanaman Hidroponik dan Daftar Tanaman Hidroponik

Secara umum, hidroponik diartikan sebagai cara budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah dan mengefektifkan penggunaan air yang ada dalam tumbuhan. Bisa dibilang, hidroponik memaksimalkan air yang telah diberikan di tanaman yang sudah ditentukan dan memberikan nutrisi melalui air yang ada. Hidroponik juga kerapkali disebut sebagai cara budidaya tanaman dengan bahan paling sedikit, karena tidak membutuhkan sekop atau bahkan cangkul untuk menanam tanaman.

Berangkat dari pemahaman bahwa tanah adalah penyangga tanaman dan air adalah pelarut nutrisi, konsep hidroponik kemudian mulai dikembangkan. Orang-orang yang meneliti konsep ini kemudian mencoba mengganti tanah dengan media lain seperti vas atau gelas dalam melakukan proses hidroponik. Bahan lain yang ditambahkan dalam proses hidroponik yaitu kasa nilon, pecahan batu bata, zeolit, dan batu apung.

Daftar Tanaman Hidroponik: Tomat

Apakah anggota keluarga Anda ada yang menyenangi Spaghetti Bolognese dan ingin membuat saosnya secara manual? Jika Anda mencoba menanam tomat secara hidroponik, mungkin Anda akan terus membuat saus Bolognese yang lezat tanpa harus bingung kehabisan stok tomat. Untuk menanam tomat yang segar dan bergizi, Anda perlu melihat cahaya dan air yang tersedia. Selain itu, menggunting cabang-cabang yang tidak berproduksi lagi membuat tanaman tomat Anda tumbuh sesuai harapan.

Daftar Tanaman Hidroponik: Cabai

Indonesia sangat kaya akan makanan dengan cabai. Bahkan, kita mempunyai olahan dari cabai yang dinamakan sambal. Hal tersebut menunjukkan bahwa cabai sangat diminati di antara masyarakat Indonesia. Tanpa cabai, rasa sebuah masakan tidak akan pas. Ini sejalan dengan konsep hidroponik dimana Anda bisa menanam dimanapun selama Anda memiliki air, cahaya yang memadai, dan tempat untuk air tersebut ditaruh.

Untuk menanam cabai, Anda perlu menyemai biji cabai terlebih dahulu. Bibit yang sudah disemai selama 7 – 10 hari bisa ditransfer ke media hidroponik yang telah Anda siapkan. Setelah itu, Anda dapat memulai proses menanam cabai secara hidroponik. Cabai baru dapat dipetik jika sudah 60 – 71 hari. Usahakan untuk menyoroti cabai dengan cahaya yang memadai, karena hal tersebut membantu cabai berukuran lebih besar.

Daftar Tanaman Hidroponik: Stroberi

Stroberi memiliki khasiat yang sangat banyak dan rasa yang menyegarkan. Salah besar jika Anda tidak mencoba untuk menanam stroberi menggunakan metode hidroponik. Dengan metode hidroponik, stroberi yang dihasilkan jumlahnya akan lebih banyak daripada yang ditanam dengan media tanah. Stroberi biasanya dipanen saat 4 – 6 bulan, atau ketika warnanya sudah berubah menjadi merah Medina.

Selayaknya tanaman pada umumnya, hidroponik juga perlu dirawat dengan penuh perhatian. Terlebih, hidroponik lebih rentan mati ketimbang tanaman dengan media tanah. Itu dikarenakan proses yang berjalan juga berbeda, sehingga ketahanan tanaman dengan media tanah tidak bisa disamakan dengan hidroponik. Maka dari itu, Anda perlu memahami daftar tanaman hidroponik beserta cara merawat tanamannya yang baik dan benar.